1 kalimat berikut yang menggunakan awalan di-dengan benar adalah.. - 13407112 zahra12041 zahra12041 25.11.2017 Sekolah Menengah Pertama terjawab • terverifikasi oleh ahli 1. kalimat berikut yang menggunakan awalan di-dengan benar adalah.. a. Warna itu semakin memutih di hiasi awan berarak b. Aneka bunga berwarna warni tumbuh di tempat itu Dilansirdari Ensiklopedia, kalimat berikut yang menggunakan huruf kapital dengan benar adalah kasus gizi buruk di indonesia khususnya nusa tenggara timur sudah dapat diatasi. Baca Juga : Dibawah ini yang bukan kegiatan konsumsi adalah? Padakalimat di atas, Rina adalah subjek yang berperan sebagai pelaku yang melakukan sebuah kegiatan yaitu pergi. Pergi merupakan predikat yang tergolong sebagai kata kerja aus karena tidak perlu diberi imbuhan lagi. Contoh #3: Andi berlangganan Netflix. Pola: Andi = Subjek. berlangganan = Predikat. Netflix = Objek. Kalimatberikut ini menggunakan huruf kapital yang benar yaitu. a. Ketika siang hari ,padang pasirnya sangat panas dan ketika malam hari akan berubah menjadi dingin. b. Ketika air laut pasang volume air yang ada di Rawa tidak berpengaruh c. Wayang tawar dan air laut yang terasa asin sangat terasa d. keindahan pantai rawa adalah adanya rawa-rawa di seberang pantai. 1 Kalimat berikut yang menggunakan awalan di- dengan benar adalah . A. Warna itu semakin memutih dihiasi awan berarak. B. Aneka bunga berwarna-warni tumbuh di tempat itu. C. Tanaman yang tumbuh di taman ini membawa kesejukan dan keindahan. D. Wisata alam Pantai Parangtritis adalah wisata pantai yang terletak di selatan kota Yogyakarta. 2. Preposisiyang tidak dapat dihilangkan terdapat pada contoh-contoh berikut ini. (3) Dia datang dari Jakarta. (3a) *Dia datang Jakarta. (4) Polisi terpaksa membuka jalan dengan tongkat. (4a) *Polisi terpaksa membuka jalan tongkat. Contoh kalimat (3a) dan (4a) tidak gramatikal karena tidak menggunakan preposisi. mgkbXq. Disajikan kalimat atau paragraf, siswa dapat menentukan penggunaan ejaan yang tepat atau tidak tepat. 1. Kalimat berikut yang ditulis dengan ejaan yang benar adalah . . . . a. Ayah mampu menyeberangi ke selat Sunda, dengan perahu tentunya. b. Sehari berlayar, dua Laut telah terlampaui c. Dari Sabang sampai Merauke, berjajar Pulau-pulau d. Pelaut itu telah menyeberangi satu laut dan satu pulau 2. Penggunaan ejaan tidak tepat terdapat pada kalimat.... a. Novel Laskar Pelangi merupakan salah satu novel motivasi pendidikan di Indonesia. b. Api yang membakar hutan Gunung Lawu mendekati permukiman warga sekitar. c. SMP Nusantara membentuk panitia untuk memPeringati Hari Anti Narkoba. d. Festival Nasional Seni Pertunjukan 2014 digelar di gedung pewayangan kautaman TMII. 3. Pertandingan persija dan persib berakhir Seri. Hal itu membuat para pendukungnya Kecewa. Para pendukung menginginkan idolanya menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut. Penggunaan huruf kapital pada paragraf tersebut yang tepat terdapat pada .... A. Kalimat pertama B. kalimat kedua C. kalimat ketiga D. semua benar 4. Kalimat berikut yang menggunakan tanda baca koma yang tepat adalah . . . . a. Dia tidak kuliah, karena kematian ayahnya. b. Saya membeli kue, kartu lebaran, dan sepatu. c. Sekolah itu mempunyai tiga kelas kelas satu, kelas dua dan kelas tiga. d. Susilo Bambang Yudoyono, presiden RI berkunjung ke Kalimantan Selatan. 5. Penggunaan tanda baca yang benar pada penulisan gelar adalah . . . . a. Ir. Nusa Idaman Said. M. Eng. b. Ir. Nusa Idaman Said, M. Eng. c. Ir, Nusa Idaman Said, M, Eng. d. Ir Nusa Idaman Said, M. Eng. 6. Penggunaan tanda baca yang tepat terdapat dalam paragraf … a. Pada abad ke XXI ini kita harus semakin peduli. Masih banyak saudara kita hidupnya serbakekurangan. Mereka sangat memerlukan bantuan seperti bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan tempat tinggal. b. Pada abad ke 21 ini kita harus semakin peduli. Masih banyak saudara kita hidupnya serbakekurangan. Mereka sangat memerlukan bantuan seperti, bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan tempat tinggal. c. Pada abad ke-21 ini kita harus semakin peduli. Masih banyak saudara kita hidup serba kekurangan. Mereka sangat memerlukan bantuan seperti bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan tempat tinggal. d. Pada abad ke dua puluh satu ini kita harus semakin peduli. Masih banyak saudara kita hidupnya serba kekurangan. Mereka sangat memerlukan bantuan seperti bahan makanan; pakaian; obat-obatan; dan tempat tinggal. 7. Penggunaan tanda baca yang tepat terdapat dalam kalimat . . . . a. Wah bukan main. suara tersebut merdu sekali. b. Guru saya. pak A. Hamid pandai sekali. c. Ibu berkata, “Saya gembira sekali.” d. Sdr. Abdullah. Jalan Pisang Batu 25. Ambon. KUNCI JAWABAN Penulisan "Di" yang Benar―Walau terlihat remeh, penulisan "di" ternyata seringkali membingungkan bagi sebagian orang. Saya masih melihat banyak orang yang keliru menulis "di". Padahal, jika memahami konsepnya, penulisan "di" tidaklah Konsep Penulisan "Di"? Dalam bahasa Indonesia, bentuk “di” memiliki dua fungsi kata depan dan awalan. Dua fungsi inilah yang memengaruhi penggunaan kata "di" dipisah atau digabung. Jika "di" berfungsi sebagai kata depan maka penulisannya dipisah. Sementara itu, jika “di” berfungsi sebagai imbuhan maka penulisannya perbedaan antara "di" yang dipisah dan digabung? Coba perhatikan dua fungsi "di" berikut ini! “Di” sebagai Kata Depan Kata depan dalam istilah linguistik dikenal dengan preposisi. Menurut Kridalaksana, preposisi adalah kategori yang terletak di depan kategori lain terutama nomina sehingga membentuk frase eksosentris direktif. Jadi begini, intinya kata depan itu adalah bentuk kata yang berada di depan bentuk kata lain. Gabungan dua bentuk kata yang salah satunya kata depan membentuk frase eksosentris direktif. Pada umumnya frase ini berfungsi sebagai keterangan. Kata depan mempunyai fungsi yang penting dalam sebuah kalimat. Kata depan membuat arti atau maksud dalam kalimat lebih jelas. Jika sebuah kalimat seharusnya menggunakan kata depan, kalimat tersebut akan kehilangan maknanya apabila kata depan dilesapkan. Coba perhatikan kalimat ini! Karena tak tahan lapar, akhirnya saya makan di “di” pada kata tersebut berfungsi sebagai kata depan. Kehadiran “di” pada kalimat tersebut menjadi sangat penting karena “di” merujuk keterangan tempat untuk aktivitas makan yang dilakukan oleh saya. Bagaimana jika kata depan “di” dihilangkan? Maka bentuk kalimatnya akan menjadi seperti tak tahan lapar, akhirnya saya makan warung. Apabila kata “di” dihilangkan, maka kalimat yang dihasilkan tentu akan memiliki makna yang berbeda jauh dengan kalimat yang pertama, bukan? Karena fungsinya sebagai kata, maka penulisan “di” harus berdiri sendiri alias dipisah dengan kata yang mengikutinya. Nah, sampai di sini jelas ya mengapa “di” sebagai kata depan tidak boleh dirangkai. Kalau "di" bisa berdiri sendiri, ngapain harus ngelendot sama kata lain, iya kan? 😅 “Di” sebagai Awalan Ada beberapa jenis imbuhan afiks dalam tata bahasa kita. Imbuhan yang berada di awal dinamakan awalan prefiks, imbuhan yang berada di tengah dinamakan sisipan infiks, imbuhan yang berada di akhir dinamakan akhiran sufiks, dan imbuhan yang terdiri atas gabungan imbuhan dinamakan imbuhan gabungan konfiks. Kata “di” sebagai awalan menandakan bahwa “di” adalah imbuhan yang berada di awal atau di depan kata dasar. Fungsi awalan “di” adalah membentuk kata kerja verba pasif. Karena “di” sebagai awalan bukanlah kata, maka bentuk “di” tidak bisa berdiri sendiri. Keberadaannya harus melekat pada kata dasar. Oleh karena itu, penulisan “di” sebagai awalan harus dirangkai atau selalu terikat dengan kalimat dasar yang diimbuhinya. Cara mudahnya, lha wong cuma pelengkap ya nempel. Tidak berdiri dengan kata depan, "di" sebagai imbuhan jika keberadaannya dihilangkan, teks masih tetap Tolong, apel ini dikupas! → Tolong, apel ini kupas!Hatinya seperti dipatahkan. → Hatinya seperti bentuk ujaran tidak sempurna, kalimat tersebut masih bisa dipahami dan tidak memiliki makan yang berbeda jauh dengan kalimat sebelumnya. Membedakan Penulisan “Di” sebagai Kata Depan dan Awalan 1. Jika “di” diikuti kata yang bermakna atau merujuk pada tempat, maka penulisannya harus dipisah. Kenapa? Karena “di” di sini berfungsi sebagai kata depan. Layaknya sebuah kata, bentuk “di” sebagai kata depan juga harus diperlakukan seperti kata, berdiri sendiri atau tidak melekat pada bentuk lain. Oleh karena itu, bentuk penulisan “di” harus dipisah dengan kata yang mengikutinya. Contoh di yang dipisah di rumah di sekolah di meja di tas merah di genggaman tangankudi bagian Ada dua cara mudah untuk mengetahui “di” sebagai kata depan. 1 Kata depan “di” mempunyai pasangan “ke” dan atau “dari”. Misal, selain di rumah ada juga bentuk ke rumah dan dari rumah. 2 Kata depan “di” tidak dapat dilawankan dengan bentuk “meng-”. Nah, mudahnya dari bentuk kata di atas ada kata ke atas, tetapi tidak ada bentuk kata mengatas. Tidak sulit, bukan?Lalu, bagaimana penulisan di antaranya? Dipisah atau disambung dengan kata yang mengikutinya?Tepat! Karena di antaranya merujuk pada tempat, maka penulisannya pun harus dipisah. 2. Jika “di” diikuti kata yang bermakna atau merujuk pada waktu maka penulisannya juga harus dipisah. Kenapa? Karena bentuk “di” di sini juga berfungsi sebagai kata depan. Contoh di pagi hari di senja itu di penguhujung malam Namun, sekadar catatan. Penggunaan kata depan “di” yang menyatakan atau menandai waktu hanya bisa digunakan dalam ragam tidak resmi atau cakapan saja. Dalam ragam ilmiah, sebaiknya gunakan “pada” untuk menyatakan waktu. Hal ini dikarenakan bentuk “di” tidak memiliki peran semantik untuk menyatakan waktu. Silakan deh cek peran semantik preposisi di buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia halaman 295 atau baca tulisan saya tentang Di dan Pada. Lalu, mengapa bentuk “di” umum sekali digunakan untuk menyatakan waktu? Bahasa tidak dapat berdiri sendiri. Keberadaannya memengaruhi dan dipengaruhi bahasa lain. Begitu pula dengan bentuk “di” ini. Bentuk “di” digunakan untuk menerjemahkan at, in, dan on dalam bahasa Inggris yang selain menandai tempat juga menandai waktu. Makanya, enggak heran jika kita akhirnya sering menggunakan kata di sebagai penanda keterangan waktu. 3. Di atas sudah dijelaskan bahwa dalam bahasan Indonesia, bentuk “di” selain berfungsi sebagai kata depan juga berfungsi sebagai awalan. Bentuk “di” sebagai awalan berfungsi memasifkan verba transitif kata kerja yang membutuhkan objek. Ciri awalan “di-” ini adalah dapat dilawankan dengan bentuk “meng-”. Misal selain bentuk dibaca, ada bentuk membaca; selain ada bentuk diukur, ada bentuk mengukur, selain ada bentuk dibina, ada bentuk Karena bentuk “di” sebagai awalan berfungsi memasifkan verba transitif, maka bentuk “di” ini harus diikuti oleh kata kerja. Penulisan “di” sebagai awalan tidak boleh dipisah, harus dirangkai dengan kata dasar yang mengikutinya. Contoh dibawa dimakan dibuang disimpan diletakkandihadapi Agar lebih mudah dalam memahami, perhatikan gambar berikut! Cara Mudah Membedakan Penulisan "Di" Dipisah atau Digabung Nah, bagaimana Kawan Suzan? Sudah dapat membedakan bagaimana penulisan “di”, bukan? Kawan Suzan pasti sudah tidak bingung lagi, kapan harus memisah atau merangkai penulisan “di”. Masyarakat kita sudah mulai melek literasi. Komunitas menulis menjamur di mana-mana. Kemunculan media-media online membuat kemauan menulis masyarakat mulai menggeliat. Kemunculan berbagai platform menulis memunculkan penulis-penulis baru. Sebuah kemajuan yang perlu diapresiasi. Semakin tinggi kemauan menulis, semakin tinggi kemauan membaca. Semakin tinggi budaya baca-tulis, semakin peduli terhadap bahasa. Begitu kan, seharusnya? Semoga tulisan ini bermanfaat. Mari cintai bahasa kita dengan belajar dan mengakrabi bahasa Indonesia! D. Pantai Parangtritis terletak diselatan kota YogyakartaA. Warna itu semakin memutih dihiasi awan berarakPembahasan 1. Penulisan kata depan di yang tidak benar berikut ini adalah … D. Pantai Parangtritis terletak diselatan kota Yogyakarta. PenjelasanKata depan di ditulis terpisah. Kata depan berfungsi sebagai keterangan tempat atau lokasi. Pilihan A salah, karena penulisan kata depan "DI sebelah kiri" sudah B salah, karena penulisan kata depan "di sore hari" sudah C salah, karena penulisan kata depan "DI sebelah kanan" sudah D benar, karena penulisan kata depan "Diselatan" salah. Seharusnya "di selatan."2. Kalimat berikut yang menggunakan awalan di- dengan benar adalah …. A. Warna itu semakin memutih dihiasi awan berarak. B. Aneka bunga berwarna-warni tumbuh di tempat itu. C. Tanaman yang tumbuh di taman ini membawa kesejukan dan keindahan. D. Wisata alam Pantai Parangtritis adalah wisata pantai yang terletak di selatan kota di- ditulis serangkai. Awalan berfungsi untuk menunjukkan bentuk pasif dari suatu kata kerja. Pilihan A B salah, "di taman ini" menunjukkan kata C salah, "di selatan" menunjukkan kata D salah, di taman ini" menunjukkan kata lebih lanjut Materi tentang kalimat awalan tentang soal awalan tentang pengertian kata depan jawaban Kelas SDMapel Bahasa IndonesiaBab Awalan dan Kata DepanKode - AyoBelajar 6 Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan beserta Cara Penggunannya yang Benar – Bahasa sehari-hari sering terucap tanpa kita memahami makna dan awal mula penggunaannya. Tentu dalam kalimat, kita diajarkan untuk menggunakan kata benda, kata kerja, dan keterangan. Selain ketiga kata tersebut, ada yang namanya kata depan untuk mengawali sebuah kalimat. Dengan kata depan tersebut, ketiga komposisi kalimat bisa dibuat secara runtut dan baik. Melalui pembahasan di bawah ini, kamu bisa mengenal apa itu kata depan dan tipe-tipenya. Pengertian dan Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata DepanDaftar IsiPengertian dan Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan1. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Untuk”2. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Dari”3. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Dengan”4. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Pada”5. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Di”6. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Sejak” Daftar Isi Pengertian dan Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan 1. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Untuk” 2. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Dari” 3. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Dengan” 4. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Pada” 5. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Di” 6. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Sejak” claybanks Seperti namanya, kata depan merupakan awal kalimat yang mengindikasikan suatu fenomena. Dalam susunan kalimat, kata depan bisa mengawali kata benda, kata kerja dan keterangan. Kata ini digunakan agar kalimat tersusun rapi sehingga menciptakan kosa kata yang baik dan benar. Kata depan yang sering kita gunakan diantaranya untuk, dari, dengan, pada dan sejak. Selain itu, masih ada kata depan lain yang bisa digunakan untuk mengawali kalimat. Tapi banyaknya contoh kalimat yang menggunakan kata depan, lebih fokus kepada lima kata tersebut. Penggunaan kata depan dalam kalimat, dapat menerangkan keterangan tempat, waktu, tujuan, arah, asal sebab-akibat, perbandingan dan preposisi lainnya. Intinya, kata depan akan digunakan untuk menghubungkan makna kata yang disusun di belakangnya secara runtut. Penempatan kata depan tidak selamanya berada di awal kalimat karena digunakan sesuai fungsi preposisinya. Alasan utama kata tersebut dapat mengawali kalimat adalah makna dibalik kalimat itu sendiri. Contoh-contoh pemakaian kata depan mungkin bisa membuatmu paham nantinya. Kata depan juga bersifat universal, artinya dapat digunakan untuk berbagai macam kalimat. Baik perintah, berita, langsung, tidak langsung, pelepasan, pertanyaan hingga seruan. Semua itu dapat diawali dengan kata depan agar kalimatnya dapat dipahami oleh pembaca dan pendengar. 1. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Untuk” Menggunakan “untuk” sebagai kata depan, pada dasarnya lebih sering diperlihatkan di kalimat yang menjurus pada suatu hal. Mengarahkan atau memberikan informasi bisa dilakukan dengan menggunakan kata tersebut. Berikut contoh penggunaan kata depan di awali “untuk”. Untuk mengawali kegiatan, sebaiknya kita berdoa dengan kepercayaan masing-masing Untuk menjamin keamanan desa, kegiatan ronda harus diadakan setiap harinya Untuk kesejahteraan ibu pertiwi, masyarakat harus saling bergotong royong Untuk apa kita bersama jika pada akhirnya harus berpisah? Untuk Sambo, segera pindahkan barang itu ke gudang! Secepatnya Untuk hari besok, sebaiknya persiapkan diri kalian dengan baik Untuk kamar tidur, kita bisa merenovasinya agar jadi lebih nyaman ditempati Untuk sidang hari Senin, sebaiknya kamu persiapkan diri mulai dari sekarang Untuk mengenang jasanya, mari kita berikan medali dan jabatan tertinggi Berdasarkan contoh kalimat yang menggunakan kata depan di atas, kamu bisa melihat berbagai bentuk kalimat diawali kata untuk. Bentuk kalimat itu bisa disesuaikan dengan makna yang akan ditunjukkan. Baik memerintah, menginformasikan atau bertanya, semua dapat disesuaikan. Kamu hanya perlu memperjelas makna kalimatnya dengan kata kerja, kata benda dan keterangan di dalamnya. Prinsipnya, kata depan berada di awal suatu kalimat dan bisa jadi penjelasan awal. Setelah digunakan, kalimat di belakangnya akan memperjelas penggunaan kata depan itu. 2. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Dari” Untuk kata depan ini, penggunaannya sering dihubungkan dengan keterangan tempat dan asal. Jika kalimat menggunakan kata depan “dari”, maka makna dibaliknya adalah menginformasikan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata depan “dari” yang biasanya disebutkan. Dari Jakarta, kamu bisa lanjut naik pesawat ke Singapura Dari mana kamu mendapatkan gunting kertas itu? Dari sini, adik bisa belajar naik sepeda sampai ke rumah Kiki Dari zaman dulu, nenek moyang sudah menggunakan pengobatan herbal Dari kecil sampai tua, Ayah tidak pernah makan buah kudus Dari jejak yang ditemukan, tampaknya kucing kita sudah bisa tidur di teras Dari keluarga bangsawan, kita diberi santunan berupa uang makan Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia merupakan negara Kepulauan Dari hati, saya sampaikan permintaan maaf sebesar besarnya Contoh kalimat yang menggunakan kata depan di atas, semua dipakai untuk menginformasikan. Informasi bisa berupa tempat, asal, sebab akibat, berita hingga kalimat tanya. Dengan kata yang ada, kamu bisa menyusunnya sendiri agar menciptakan runtutan kalimat berita. Kebutuhan informasi mengenai lokasi dan tujuan selalu diperlukan setiap harinya. Oleh sebab itu kata depan “dari” banyak digunakan dan sering didengar dalam kehidupan sehari-hari. Kamu bisa memanfaatkan kata depan ini untuk menginformasikan tempat pada lawan bicara. 3. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Dengan” Pada dasarnya “dengan” digunakan sebagai kata sambung untuk membandingkan sesuatu. Tapi sesuai prinsip awal kata depan, “dengan” dapat kamu gunakan sebagai kata awalan. Berikut ini contoh penulisan kalimat yang menggunakan kata kerja sebagai awalannya. Dengan ini kita tidak bisa melanjutkan hubungan dan harus berpisah di sini Dengan adanya proyek tersebut, diharapkan perusahaan bisa jadi lebih baik lagi Dengan memanggilnya, kita bisa mendapatkan pemain yang lebih berkualitas Dengan pemimpin yang terhormat Sambo, kita bangun negeri ini bersama-sama Dengan kurikulum yang ada, siswa bisa lebih giat belajar di semester kedua Dengan surat kuasa ini, saya perintahkan kamu membuat dokumen baru Dengan kualitas bahan yang buruk, produk kita tidak akan disukai konsumen Dengan membawa pengacara, Syamsudin berusaha memenangkan gugatannya Dengan tanggung jawab, bendahara berhasil menghilangkan uang kas kelas Kamu pastinya bisa membedakan bahasa yang digunakan dalam contoh kalimat di atas. Bahasa contoh kalimat yang menggunakan kata depan terlihat berbeda. Penggunaan kata depan ini memang harus disesuaikan dengan keadaan dan arah kalimat itu ditujukan kepada pendengar. Kalimat bisa menunjukkan identitas, informasi, berita, arahan dan ajakan setelah menggunakan kata depan dengan. Cara penulisan yang tepat tentu saja dengan tidak memaksakan kata depan di awal kalimat. Usahakan buat senatural mungkin agar bahasanya mudah untuk dipahami. 4. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Pada” Dalam suatu tesis atau artikel, kamu pasti sering melihat kalimat yang diawali kata depan “pada”. Tentu saja kata tersebut sering muncul karena makna dibaliknya bersifat universal. Kamu dapat memahami cara penggunaannya setelah melihat beberapa contoh di bawah ini. Pada dasarnya kita tidak bisa bersatu karena keluarga tidak merestui Pada saat itu, kamu lebih mementingkan jabatan dibandingkan pengalaman Pada hari minggu, kita pergi ke kota naik delman istimewa ku duduk di muka Pak Kusir Pada zaman dulu, kera dan kura-kura hidup berdampingan di pinggir sungai Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan maaf kepada jajaran Polri Pada dasarnya, siapa yang telah membunuh dan memanipulasinya? Pada halaman pertama, disebutkan bahwa pengarang naskahnya adalah bapak Ferdy Pada masa penjajahan, Pahlawan Indonesia berjuang dengan sekuat tenaga Pada musim kemarau, tanah di kampungku kering dan gersang Semua contoh kalimat yang menggunakan kata depan menggambarkan penggunaan kata depan “pada”. Kata depan bisa menunjukkan waktu, kondisi, sebab akibat, asal dan awal kalimat tanya. Penggunaannya lebih fokus pada kalimat preposisi yang memiliki banyak fungsi. Tentu saja kata itu bisa digunakan dengan baik, jika kamu sudah tahu cara menyusun kalimatnya. Kata depan diikuti dengan keterangan dan dilanjutkan pada inti pembahasan kalimat. Terakhir, kalimat tersebut diakhiri dengan penjelasan singkat mengenai peristiwa yang terjadi. 5. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Di” Kata depan yang sering ditemukan dan digunakan adalah “di” dalam kalimat preposisi. Kamu bisa menggunakan kata depan ini untuk memberitahu lokasi, asal dan waktu. Secara spesifik kata “di” memang sering digunakan untuk hal itu dan kamu bisa lihat contohnya sebagai berikut. Di mana kamu menemukan kunci motor kakak? Di hari siang hari, korban pembunuhan berhasil ditemukan oleh tim penyidik kepolisian Di acara keluarga, kakak sulit sekali mengobrol dengan tante di rumah Di sekolah, Sambo sering mengawali upacara karena memegang jabatan ketua Osis Di bawah tempat tidur, ibu menemukan kotoran yang sudah lama tidak dibersihkan Di tangan, ada bercak putih cat yang terlihat setelah membersihkan gudang Di dalam gudang, kamu bisa menemukan bukti kasus pembunuhan dan pencurian Di Indonesia, masyarakat bisa hidup dengan bebas dan hidup sejahtera Di masa pandemi, saya tidak bisa keluar rumah karena alasan kesehatan Melihat beberapa contoh di atas, penggunaan kata depan ini memang terlihat universal. Kalimat bisa dibuat lebih tersusun dengan adanya kata benda, kata sifat dan keterangan. Contoh kalimat yang menggunakan kata depan selalu mengindikasikan lokasi, waktu dan kegiatan. Dengan memahami strukturnya, kamu bisa membuat kalimat yang baik dan benar. Bahasa sehari hari sering menggunakan di sebagai awal kalimat karena simpel. Meskipun digunakan sebagai penanda, kata ini memang populer dan sering dipakai untuk mengindikasikan suatu objek. 6. Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Depan “Sejak” Selain pada, kata depan “sejak” juga digunakan sebagai pembuka kalimat preposisi. Dengan kata ini, kamu bisa menggunakan struktur penulisan yang mirip dengan kalimat di atas. Untuk lebih jelasnya, berikut contoh penggunaan kata depan “sejak” di awal setiap kalimat. Sejak saat itu, saya sudah tidak bisa memaafkannya karena alasan pribadi Sejak dimulainya era digital, kini banyak orang memerlukan HP sebagai kebutuhan pokok Sejak adik saya lahir, ayah tidak pernah memberikan uang jajan yang cukup Sejak kapan kamu bisa berjalan, menulis dan membaca buku? Sejak zaman Presiden Jokowi, Indonesia pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat Sejak membeli produk ini, kulit saya jadi lebih mulus dan kenyal Sejak pandemi berakhir, banyak lapangan kerja baru muncul di forum sosial media Sejak mencintainya, hidupku menjadi lebih cerah dan berwarna Sejak pertama kali bertemu, saya sudah merasa bahwa dirinya itu penipu Berdasarkan contoh yang ada, kamu bisa menggunakan sejak sebagai awal kalimat preposisi. Hal ini tentu saja dikaitkan dengan sifatnya yang universal. Sama seperti kata depan pada, sejak juga lebih sering digunakan untuk memperjelas arah suatu pembahasan. Contohnya menginformasikan waktu, lokasi, tujuan, rangkuman dan inti informasi. Penggunaan kata depan ini juga sering ditemui di beberapa artikel seperti biografi, berita dan novel. Dengan contoh kalimat yang menggunakan kata depan, kamu bisa memahami bahasa secara lebih baik. Semoga bermnafaat, ya! Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta

kalimat berikut yang menggunakan awalan di dengan benar adalah